,

Ratusan Warga Di Dua Kecamatan Mulai Kesulitan Air Bersih

oleh

Foto : Sejak dua minggu terakhir sekitar 200 warga di Desa Nduri Kecamatan Slahung Ponorogo, mulai kesulitan mendapatkan air bersih (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Memasuki awal musim kemarau ratusan warga di dua Kecamatan di Ponorogo mulai mengalami krisis air bersih, bahkan mereka harus mengambil dan mengantri air di sumber hingga malam hari, sementara Bpbd akan melakukan droping air bersih di lokasi krisis air.

Sejak dua minggu terakhir sekitar 200 warga di Desa Nduri Kecamatan Slahung Ponorogo, mulai kesulitan mendapatkan air bersih, bahkan tak jarang demi mendapatkan satu jeriken air bersih, warga harus mengantri di salah satu sumber air hingga malam hari.

Antrian panjang hingga larut malam bukan tanpa alas an, sebab kini warga hanya mengandalkan satu satunya mata air di lereng gunung yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah, bahkan saat ini sumber air mulai mengering karena banyaknya warga yang mengambil.

Menurut warga, krisis air bersih seperti ini selalu terjadi setiap musim kemarau tiba, selain hanya mengandalkan sumber air yang berada di lereng gunung, warga hanya mengandalkan bantuan berupa droping air bersih.

Sementara dari data di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Ponorogo, hingga hari Selasa 28 Juli, terdapat dua desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Slahung dan Balong yang mengalami krisis air bersih.

Diperkirakan, daerah yang mengalami krisis air bersih di Ponorogo akan terus bertambah, apalagi dari prediksi Bmkg, kemarau masih terjadi hingga bulan Desember mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *