,

Bupati Ponorogo Pertanyakan Putusan Pengadilan Soal Sengketa Jalan

oleh

Foto : Pihak Kecamatan juga menyatakan, Berdasarkan hak asal usul desa yang dimiliki pemerintah desa, akan membongkar pagar tersebut (Tim Lip/GSINewsx.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Pagar tembok yang membatasi akses jalan Wisnu Widodo. Warga Desa Gandu Kepuh Kecamatan Sukorejo Ponorogo, akhirnya dibongkar.

Bahkan pihak Kecamatan juga menyatakan, berdasarkan hak asal usul desa yang diatur dalam peraturan desa nomor 8 tahun 2019, mempunyai kewenangan untuk melakukan pengamanan terhadap batas kepemilikan tanah masyarakat.

Berdasarkan hak asal usul desa yang dimiliki pemerintah desa saat ini. Pemerintah Desa akan membongkar pagar tersebut. Namun di sisi lain, atas pembongkaran pagar tembok setinggi 1 meter dengan panjang 31 meter tersebut.

Pernyataan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni nampaknya meragukan keputusan Pengadilan Negeri Ponorogo.Bahkan bupati menyatakan jika jalan selebar 2,5 meter itu bukan jalan desa.

Justru Bupati Ponorogo menyatakan jika jalan itu merupakan milik Mistun, yang tak lain tetangga Wisnu Widodo, sehingga pembongkaran pagar tembok itu merupakan kebesaran hati Mistun. Sementara sesuai Putusan Pengadilan yang ditunjukan Budi Ismanto, keputusan Pengadilan sudah final yang menyatakan jalan itu merupakan jalan umum bukan milik Mistun.

Sesuai berdasarkan keputusan Pengadilan Negeri, memutuskan jika jalan itu merupakan jalan desa, Budi berharap agar Pemerintah Daerah melihat bahwa putusan pengadilan adalah final, bahkah Budi menunjukan bukti keputusan Pengadilan Negeri Tanggal 5 Mei. Walau ada perbedaan soal status jalan itu, namun pembongkaran pagar tembok itu berjalan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *