,

Pentas Reyog New Normal Tetap Meriah di Gelar Tiap Bulan

oleh

Foto : Pentas reyog yang di gelar Pemerintah Desa Glinggang Kecamatan Sampung, untuk jathil di wajibkan untuk mengenakan face shild (Tim Lip/GSINews.Net).

PONOROGO.GSINews.Net – Pentas reyog setiap bulan sekali tepatnya setiap tanggal 11 yang di gelar oleh perwakilan desa yang ada  seluruh Kecamatan Ponorogo Jawa Timur tetap meriah, meski  dengan keterbatasan karena harus  mengikuti protokol kesehatan yang di intruksikan oleh pemerintah, tidak mengurangi minat  masyarakat Ponorogo untuk menyaksiakan dan menikmati pentas reyog yang di laksanakan tiap bulan tersebut.

Beginlah pentas reyog yang di gelar Pemerintah Desa Glinggang Kecamatan Sampung Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, dengan  tetap menerapkan protokol covid 19, para penari jathil yang menggunkan face shild tetap memukau  warga  desa  dalam pementasan reyog serentak tiap bulan tersebut.

Terkait dengan kegiatan pentas reyog ini Kepala Desa Glinggang Rianto menjelaskan, bahwa untuk mengantisiapsi penyebaran covid 19, dalam pementasan reyog di desanya ini, pihak Pemerintah Desa tetap menekankan peraturan yang harus dilakukan oleh pemain maupun warga yang akan hadir menyaksikan pementasan reyog tersebut, seperti  pengenaan masker dan cuci tangan dan khusus untuk jathil di wajibkan untuk mengenakan face shild.

Dengan pementasan reyog ini, Rianto juga  bersyukur karena dengan menghidupakan kembali pentas reyog ini, memberikan  spirit dan motivasi kepada seniman seniman reyog yang ada di desanya, bahkan  saat ini regenerasi seniman reyog yang ada di Desa  Glinggang semakin banyak, seperti pembarong saat ini, Pemerintah Desa Glinggang sudah memiliki lebih dari 6 pembarong yang semua asli dari Glinggang.

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *